website ukm | TRIYONADAKLIK - WEB HOSTING UNLIMITED INDONESIA - Affordable and inexpensive - IT Solutions
5 Cara Meningkatkan Bisnis UKM Menjadi Lebih Berkembang

5 Cara Meningkatkan Bisnis UKM Menjadi Lebih Berkembang

Bisnis kecil bisa berkembang semakin besar, bila dikelola dengan tepat. Layaknya sebuah perusahaan besar, setiap usaha UKM seharusnya memiliki manajemen usaha yang baik dan kinerja tinggi supaya bisnis cepat berkembang menjadi lebih besar. Di bawah ini akan kita akan jabarkan 5 cara melakukan manajemen UKM agar menjadi lebih besar.

Memiliki sebuah business plan atau perencanaan program kerja, walaupun terkesan sederhana, namun sangat penting keberadaannya bagi sebuah manajemen usaha. Adanya sebuah business plan dalam usaha, akan membuat semua program kerja dalam perusahaan akan terarah dan terhindar dari pemborosan biaya. Jika sebuah perusahaan tidak memiliki business plan yang baik sejak awal, maka akan sulit bagi semua karyawan maupun pihak yang terkait dengan usaha, untuk menentukan kegiatan operasional, biaya, tujuan, dan peluang yang akan diraih pada periode usaha berikutnya.

Miliki Standard Operating Prosedur

Standard Operating Procedure atau SOP sebenarnya sangat dibutuhkan dalam bisnis UKM untuk sebuah pembiasaan. Layaknya perusahaan waralaba, bisnis UKM pun harus mampu menciptakan standarisasi kerja. Tujuannya untuk menjaga kualitas produk tetap baik dan membiasakan karyawan memiliki sebuah panduan sistem kerja yang terarah sehingga lebih mudah bagi pihak perusahaan untuk melakukan kontrol. SOP adalah salah satu alat manajemen usaha untuk meningkatkan kinerja karyawan menjadi lebih baik.

Lakukan Segmentasi Pasar

Dalam merancang suatu produk, UKM harus menjalankan segmentasi pasar. Cara ini dilakukan oleh usaha-usaha besar dalam mempersiapkan produknya. Sebuah produk atau jasa, harus membidik pasar tertentu agar manfaat dari sebuah produk bisa maksimal dirasakan konsumen. Setiap market punya kebutuhan yang berbeda. Dengan melakukan segmentasi pasar, usaha kecil menengah bisa lebih mengoptimalkan setiap produk yang dikeluarkannya.

Tingkatkan Penggunaan Internet

Sudah menjadi rahasia umum, bahwa saat ini Internet hampir tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Perusahaan UKM pun harus menyadari hal ini dan menjadikaannya sebagai salah satu strategi manajemen peningkatan usaha. Penggunaan Internet sebagai salah satu strategi pemasaran akan menjadikan usaha berjalan efektif, memiliki visibilitas yang luas dan yang terpenting, membuat anggaran perusahaan tidak terkuras.

Tingkatkan Kapasitas Informasi Teknologi (IT)

Dunia informasi teknologi saat ini telah terkait oleh banyak hal dalam sebuah proses industri. Dari mulai tingkat produksi sampai konsumsi, dari pemasaran sampai keuangan, semuanya membutuhkan kemajuan di bidang teknologi informasi agar proses usaha berjalan lebih cepat dan segala keputusan maupun perencanaan bisa diambil secara tepat.

Dalam bidang keuangan misalnya, perusahaan harus bisa menggunakan teknologi software akuntansi untuk mulai mengelola semua transaksi keuangan agar dapat diolah lebih cepat menjadi sebuah laporan yang bisa digunakan untuk mengambil keputusan program pembiayaan sebuah rencana bisnis ke depan.

Sumber: jurnal.id

UMKM Go Online, Upaya Wujudkan Visi “Digital Energy of Asia”

UMKM Go Online, Upaya Wujudkan Visi “Digital Energy of Asia”

Jakarta, Kominfo – Pencanangan gerakan 100.000 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Go Online secara serentak di 30 kota/kabupaten di Indonesia digagas seiring dengan visi Presiden Joko Widodo untuk menjadikan Indonesia sebagai Digital Energy of Asia.

Gerakan yang diadakan di Creative Space Galeri Indonesia Wow, Gedung SMESCO UKM Jakarta ini bertujuan untuk memfasilitasi dan memberikan kesempatan pada UMKM di berbagai daerah untuk siap bersaing di pasar yang lebih luas.

Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Koperasi dan UKM bersama Kementerian Kominfo, berkomitmen untuk mengonlinekan 8 Juta UMKM sampai tahun 2020. Komitmen ini menunjukan keberpihakan pemerintah dalam memajukan UMKM sebagai salah satu tulang punggung perekonomian Indonesia.

Dengan mengikuti gerakan pengonlinean ini, para UMKM akan mendapatkan peluang untuk distribusi Kredit Usaha Rakyat (KUR) terbesar dalam 1 x 24 jam, Inkorporasi RKB, transformasi inklusi finansial, serta kesempatan membuat NPWP serentak untuk seluruh pelaku UMKM yang akan dionlinekan.

Para UMKM tersebut juga akan dibimbing mulai dari proses pengonlinean hingga manajemen dan promosi online. Proses promosi sendiri akan dibantu mulai dari pemotretan produk, deskripsi produk, harga, lalu juga mendapat domain .id sekaligus hosting secara gratis. Produk-produk UMKM yang telah terdaftar tersebut kemudian akan dipromosikan dan ditempatkan di marketplace besar seperti Tokopedia, Blibli.com, Elevania, dsb.

Salah satu pengusaha UMKM Cokelat Pralin Chocolistic, Marta Dorkas, menuturkan bahwa ia tertarik mengonlinekan produknya dengan harapan dapat meningkatkan penjualan produknya, dikenal lebih luas oleh masyarakat.

 “Dalam arti brandnya akan lebih kuat. Karena kalo ga online orang ga akan kenal produk kita. Minimal kalau sudah online, seluruh Indonesia bisa tahu produk kita. Ketik coklat, muncul produk kita,” tutur Marta.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) Anak Agung G.N. Puspayoga menyampaikan bahwa pemerintah dengan upayanya mendukung UMKM telah melakukan beberapa langkah, seperti pembiayaan keberpihakan untuk UMKM dengan menurunkan Kredit Usaha Rakyat menjadi 9%, serta mendirikan Lembaga Pembiayaan Dana Bergulir (LPDB).

“Semoga ini bisa menjadi trigger UMKM kita untuk meningkatkan daya saing dan produktifitasnya. Semoga ekonomi digital ini bisa membangun Indonesia sesuai harapan Presiden, untuk menjadi kekuatan ekonomi digital di Asia,” kata Puspayoga. (VY)

Foto: Andy Chandra Cipta

Sumber: kominfo.go.id

×

Hai Kak,

Tanyakan promo semua layanan disini !

× Dapatkan Promo Disini